Home » Fanfiction » Next To You [Part 4]

Next To You [Part 4]

Annyeong haseo^^

I’m back

Ada yang kangen ga ma aku?? #PD

Maaf lamaa updatenya…

Sesuai dengan keinginan para readers,

Nih chapter lebih panjaang dari yang sebelumnya

Agak males sih sebenernya ngepost FF ini,

Kliatannya pada gasuka ma FF ini yah?

Aku liat viewersnya nambah, tapi kok yg komen itu-itu aja

#Kecewa…

Oke deh, mungkin yang kemaren siders boleh berkliaran

Buat chap ini, aku berharap yang komen lebih dari yg sebelumnya

Siders mohon pengertiannya yah…

Author nulis Ffnya bakalan lebih semangat kalo banyak yg komen

Mungkin next Chapter akan ada kejutan.. hahaha

Let’s Read!!!

HAPPY READING^^

 

Next To YOU [Chapter 4]

Cast              : Seohyun, Kyuhyun.

–          Member SNSD

–          Member Super Junior

Genre            : Romance, Sad.

Type             : Chapter

“Aku akan memilih….meninggalkan karirku dan hidup di luar Seoul” lanjut Kyuhyun dengan mantap tanpa ada nada ragu sedikitpun. Seohyun shock mendengar jawaban dari Kyuhyun.

Entah apa yang ia rasakan sekarang. Bahagia karena Kyuhyun mempertahankan anaknya, Sedih karena harus berpisah dengan eonni-eonninya dan meninggalkan karirnya. CEO pun juga kaget dengan jawaban Kyuhyun. Mereka tak habis pikir dengan Kyuhyun yang sampai senekat ini.

“Baiklah jika itu maumu… aku akan mengabulkannya. Waktu kalian hanya lima hari untuk menyelesaikan semuanya. Setelah itu kalian harus meninggalkan Seoul” terang CEO dan berlalu.

Yoona menghampiri Seohyun dengan air mata yang mengalir di pipinya. Seohyun yang hanya menundukkan kepalanya, tak mampu untuk melihat eonni-eonninya. Yoona memeluk Seohyun dengan tangisan.

“Kau harus kuat Seo. Eonni selalu ada untukmu” ucap Yoona ditengah isakannya. Seohyun yang mendengar perkataan Yoona merasa sangat terharu. Tak lama kemudian semua member SNSD menghambur memeluk Seohyun.

“Maknae-ya…” koor semua member SNSD. Mereka berpelukan dengan isakan tangis. Entah itu tangis bahagia atau malah tangis kesedihan. Sungguh sangat sulit untuk diartikan.

Kyuhyun yang masih terdiam di posisinya. Tetap menundukkan kepalanya. Donghae meghampiri Kyuhyun.

“Kau sudah dewasa maknae!” ucap Donghae dengan menepuk bahu Kyuhyun. Siwon yang menyusul dibelakang Donghae.

“Kau harus bisa menjaganya Kyu!” ucap Siwon menepuk pundak Kyuhyun juga.

            “Gomawo hyung…” jawab Kyuhyun dengan senyuman kecil dari bibirnya.

            Semua kembali ke dorm masing-masing.

            Tanpa ada satu pun yang tahu, ada seseorang yang mendengar pembicaraan mereka tadi dengan CEO. Orang itu adalah rekan kerja Kyuhyun dari Shanghai. Loura telah mendengar semuanya, mulai dari Seohyun hamil sampai Kyuhyun dan Seohyun mengorbankan karir mereka demi anak yang dikandung Seohyun.

            “Cih… dasar wanita murahan. Kau piker aku akan menyerah mengetahui semua ini? Tunggu saja waktunya” ucap Loura dengan senyuman licik.

~~~

Keesokan harinya

 

Dorm Super Junior

Kyuhyun duduk di ruang tengah. Matanya memandang kedepan lurus, tapi pandangan itu kosong. Kyuhyun tampak berpikir keras.

“Apa yang harus aku katakan pada orang tua Seo dan juga orang tuaku?” tanyanya pada dirinya sendiri.

“Aku hanya mempunyai waktu tiga hari untuk menyelesaikan semuanya. Argh!” lanjutnya yang semakin frustasi.

Entah sejak kapan Leeteuk melihat aktifitas Kyuhyun. Perlahan Leeteuk mendekati Kyuhyun.

“Katakan saja apa yang terjadi sebenarnya. Jujurlah pada mereka…” tutur Leeteuk, Kyuhyun kaget mendengarnya. Bagaimana Leeteuk bisa tahu apa yang sedang Kyuhyun fikirkan sekarang.

“Bagaimana kau bisa tahu pikiranku Hyung?” Tanya Kyuhyun. Leeteuk hanya tersenyum simpul mendengar perkataan adik bungsunya itu.

“Aku mengerti sangat posisimu sekarang Kyu. Jadi apa yang kau pikirkan sekarang bisa dengan mudah aku mengetahuinya” jawab Leeteuk dan duduk di samping Kyuhyun.

“Apa yang harus aku katakana pada mereka Hyung?” Tanya Kyuhyun lagi. Mencoba meminta bantuan pada kakak sulungnya itu. Ia percaya jika Leeteuk pasti mempunyai solusinya.

“Katakan saja sejujurnya. Katakana kalau semua ini tidak seperti yang kalian pikirkan. Dan katakan kau akan bertanggung jawab sepenuhnya pada Seohyun” saran Leeteuk. Kyuhyun mendengarkan dengan serius.

“Kyuhyun-ah waktumu tidak banyak. Segeralah kalian menemui mereka” ucap Leeteuk dan beranjak meninggalkan Kyuhyun.

Beberapa menit Kyuhyun tampak berpikir dan segera menyambar kunci mobilnya yang berada di atas meja.

Kyuhyun mengemudikan mobilnya menuju ke dorm SNSD.

Dorm SNSD

            Tiffany mempersilahkan Kyuhyun untuk masuk. Sedangkan Seohyun masih berada di dalam kamarnya.

            Setelah beberapa menit Kyuhyun menunggu akhirnya Seohyun keluar menemui Kyuhyun. Seohyun pun duduk di depan Kyuhyun.

            “Ada apa oppa?” Tanya Seohyun

            “Apa kau keberatan jika sekarang kita mengatakan semua masalah ini pada orang tua kita? Hemm?” Tanya Kyuhyun kembali. Kyuhyun khawatir jika Seohyun belum siap mengatakan semuanya pada orang tuanya.

            “Oh… waktu kita tidak lama oppa, sebaiknya lebih cepat lebih baik” jawab Seohyun dengan tersenyum. Kyuhyun pun membalas senyuman dari Seohyun.

            “Aku akan berpamitan dulu pada eonnideul” ucap Seohyun dan berlalu masuk.

            “Maknae… hati-hati lah. Jika kau membutuhkan bantuan kami, jangan sungkan” ucap Taeyeon dengan mengelus pundak Seohyun.

            “Gomawo eonnideul. Aku pamit dulu, mungkin besok aku kembali kesini” jawab Seohyun.

~~~

            Kyuhyun dan Seohyun memutuskan untuk menuju tempat orang tua Seohyun terlebih dahulu. Seohyun yang tampak cemas. ‘Bagaimana respon orang tuanya. Jika mengetahui sema ini’ pertanyaan itulah yang terus terngiang di kepala Seohyun. Tak lama kemudian mereka sudah tiba di kediaman orang tua Seohyun.

            Kyuhyun kaget melihat ada mobil yang terparkir di halaman Seohyun. Dan nampaknya itu bukan mobil milik orang tua Seohyun.

            “Mobil siapa itu Seo?” Tanya Kyuhyun yang masih berada di dalam mobil.

            “Molla oppa, tapi sepertinya itu bukan mobil Appa” jawab Seohyun. Kyuhyun mengecek plat nomor mobil itu. matanya terbelalak, ternyata itu adalah mobil Appa Kyuhyun.

            “Itu mobil Appa, Seo” ucap Kyuhyun. Berarti mereka tak perlu untuk mengunjungi rumah orang tua Kyuhyun. Tapi, ini saatnya Seohyun dan Kyuhyun menyiapkan mental 2x lipat.

            Kyuhyun dan Seohyun keluar dari mobil dan melangkahkan kaki masuk ke dalam Rumah orang tua Seohyun.

Rumah Orang Tua Seohyun

“Annyeong haseo” sapa Kyuhyun dan Seohyun bersama saat memasuki rumah. Terlihat Appa dan Eomma Seohyun sedang bercanda ria dengan Appa dan Eomma Kyuhyun. Senyum merekah di bibir mereka.

“Oh! Kalian… kenapa kebetulan sekali?” ucap Eomma Seohyun. Seohyun dan Kyuhyun hanya tersenyum kikuk.

“Ayo sini… duduk. Ada hal yang mau kita bicarakan pada kalian” ucap Appa Seohyun. Kyuhyun dan Seohyun merasa ragu akan menceritakan kejadian ini. Melihat orang tua mereka yang sangat gembira saat ini.

“Sebenarnya kita kesini juga ada yang mau kita bicarakan” ucap Kyuhyun yang mencoba untuk menyampaikan maksud dari kedatangannya.

“Oh? Benarkah?? Apa yang mau kalian bicarakan?” tanya Eomma Kyuhyun. Seohyun yang berada di samping Kyuhyun hanya menundukkan kepalanya dan Kyuhyun menggenggam tangan Seohyun dengan erat.

“…” Kyuhyun masih diam, belum menjawab pertanyaan eommanya. Kyuhyun masih menyiapkan mental untuk mengatakan ini semua.

“Kyuhyun… apa yang mau kau bicarakan? Huh?” sekarang ganti Appa Kyuhyun yang bertanya. Kyuhyun menghembuskan nafas kasar.

“Sebenarnya… sekarang Seohyun sudah…” Kyuhyun menjelaskan dengan gemetar. Kyuhyun takut, bagaimana respon orang tuanya dan orang tua Seohyun jika mengetahui semua ini.

“sudah apa??” ucap Eomma Kyuhyun penasaran.

“Hamil” lanjut Kyuhyun lirih, tapi tetap terdengar. Bagai tersambar petir orang tua Kyuhyun dan Seohyun shock mendengar jawaban Kyuhyun.

“Haa..mill??” tanya Eomma Seohyun yang masih tak percaya dengan semua ini. Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan Eomma Seohyun.

“Bagaimana bisa semua ini terjadi Kyu??” teriak Eomma Kyuhyun yang mulai emosi. Air matanya.

“Maafkan kami eomma… ini semua tidak sengaja. Tentu aku dan Seohyun tak mau semua ini terjadi” jawab Kyuhyun dengan suara parau karena air matanya sudah mengalir.

“Seohyun! Eomma kecewa padamu” teriak eomma Seohyun.

Orang tua mana yang tak kecewa jika mendengar berita seperti ini dari anaknya sendiri. Ya, seperti perasaan orang tua Kyuhyun dan Seohyun saat ini.

“Kalian benar-benar membuatku marah! Kenapa kalian melakukan ini? Hah?” kini giliran Appa Kyuhyun yang meluap emosinya.

Seohyun dan Kyuhyun hanya terdiam mendengar semua perkataan orang tuanya.

“Seohyun… Appa tak habis pikir kau berani berbuat sejauh itu” ucap Appa Seohyun. Seohyun beranjak ke tempat Appanya, dan berlutut meminta maaf.

“Appa.. mianhe… jeongmal mianhe… Seohyun mengecewakan Appa.. mianhe Appa” ucap Seohyun dengan deraian air mata.

Kyuhyun yang tak tega melihat Seohyun yang seakan –menanggungnya sendiri- beranjak mengikuti posisi Seohyun saat ini.

“Aboeji… maafkan kami…” ucapnya. Appa Seohyun asih terdiam.

“Lalu.. kalian pikir semua ini akan selesai?? Bagaimana tanggapan orang-orang jika tahu semua ini?” sahut Eomma Seohyun. Eomma Kyuhyun mencoba menenangkan eomma Seohyun yang masih emosi.

Suasana hening seketika. Menenangkan pikiran masing-masing.

Setelah cukup lama dalam keadaan hening. Akhirnya ada yang membuka pembicaraan.

“Lalu… bagaimana dengan pekerjaan kalian?” tanya Appa Kyuhyun dengan tenang.

“Management meminta kita untuk vakum” jawab Kyuhyun.

“Dan… secepatnya kita akan menikah” lanjut Kyuhyun tanpa melihat mata Appanya. Tidak ada keberanian untuk melakukan itu.

“Geure… kalian harus menyelesaikan masalah yang kalian buat sendiri. Kami hanya bisa membantu semampu kita. Kapan kalian berencana untuk menikah?” tanya Appa Seohyun.

“Lusa… kita berencana untuk menikah” jawab Kyuhyun

“Kalian tidak perlu menyiapkan untuk pernikahan kalian. Biar kami saja yang mengurusnya” Sahut eomma Kyuhyun disertai anggukkan dari eomma Seohyun. Sepertinya orang tua Seohyun dan Kyuhyun sudah menerima keadaan ini.

“Gomawo, eomma” ucap Seohyun merasa terharu dengan ucapan eomma tadi. Eomma Kyuhyun dan Seohyun menjawab dengan senyuman termanis mereka dan beranjak menghampiri Seohyun untuk memeluknya.

~~~

Setelah mengatakan semua pada orang tua mereka. Seohyun dan Kyuhyun menuju ke dorm Super Junior.

“Apa kau merasa lebih baik setelah mengatakan semuanya tadi??” tanya Kyuhyun yang memecahkan keheningan di perjalanan.

“Hemmm, aku sudah lega oppa, setelah mengatakan semuanya tadi” jawab Seohyun dengan senyuman lebar dari bibirnya. Kyuhyun juga tersenyum melihat senyuman Seohyun.

Dorm Super Junior

 

Terlihat beberapa member SNSD dan Super Junior menunggu kedatangan Seohyun dan Kyuhyun di ruang tamu. Wajah mereka menampakkan kecemasan. Khawatir apa yang akan terjadi pada adik bungsu mereka.

Tak lama kemudian, Seohyun dan Kyuhyun datang. Terlihat dari wajah mereka ada sedikit kecerahan yang menghiasi.

Semua yang berada disitu beranjak berdiri dan bersiap untuk mengintrogasi Seohyun dan Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah… bagaimana respon mereka?” tanya Yesung yang penasaran.

“Marah…” jawab Kyuhyun dengan nada datar. Bukan Kyuhyun namanya kalau tidak membuat semua penasaran. Kyuhyun seketika merubah ekspresi wajahnya menjadi sedatar mungkin.

“Hah??? Lalu bagaimana???” sontak semua member SNSD dan Super Junior.

“Yah… kita tidak mendapatkan restu” jawab Kyuhyun lagi. Jawaban Kyuhyun semakin membuat semua was was. Seohyun yang melihat itu, berniat untuk mengatakan yang sebenarnya.

“Aniyo… oppadeul, eonnideul” Seohyun akhirnya angkat bicara. Kyuhyun tak menyangka jika Seohyun menggagalkan rencananya.

“Kyuhyun oppa bohong, awalnya memang mereka marah. Tapi, setelah kami menjelaskan semuanya. Mereka memberi restu pada kami” lanjut Seohyun. Semua member mengganggukkan kepala mereka danberalih menatap Kyuhyun dengan tajam.

“Wae???” tanya Kyuhyun tanpa dosa melihat semuanya memandang ke arahnya dengan tatapan tajam seakan –mau menerkamnya-

“Kyuhyun!!!!!!!”  teriak semua member SNSD dan Super Junior. Kyuhyun hanya menutup kedua telinganya dengan tangan.

“Dasar evil! Sekali saja tidak mengerjai kami, tidak bisa ya?” celoteh Taeyeon yang geram.

“Kekeke… mianhe… aku hanya bercanda” jawab Kyuhyun dengan memamerkan deretan giginya yang putih.

“Ya! Cukup… bagaimana kalau aku dan Ryeowook oppa membuat makanan untuk kalian?? Pasti kalian belum makan kan?” ucap Hyoyeon memecahkan persengitan antara Kyuhyun dengan member lainnya.

“Good idea!” ucap Eunhyuk dengan mengangkat ibu jarinya.

Semua member juga menganggukkan kepalanya, setuju dengan ide Hyoyeon. Hyoyeon dan Ryeowook pun menuju dapur untuk membuat makanan. Sementara member lainnya masih menunggu di ruang tamu.

“Oh ya, kapan kalian akan menikah?” tanya Siwon pada Seohyun dan Kyuhyun yang tepat berada di depannya.

“Rencananya sih lusa hyung, wae?” jawab Kyuhyun

“Lalu, siapa yang mengurus pernikahan kalian? Tidak memungkinkan untuk kalian mengurus pernikahan… masih banyak yang harus kalian selesaikan. Apa perlu aku dan Yoona yang mempersiapkan pernikahan kalian?” sahut Donghae

            “Gomawo oppa, tapi Eomma yang akan mengurus semuanya.” Jawab Seohyun

            “Hemmm… baiklah kalau begitu” ucap Donghae dengan mengganggukkan kepalanya.

            “Oh ya, Hyung… apa lusa kita tidak ada jadwal??” tanya Donghae pada Leeteuk yang sedang asik berduaan dengan Taeyeon.

            “Kurasa tidak ada… ” jawab Leeteuk

            “SNSD juga tidak ada jadwal” sahut Taeyeon

            “Berarti kita bisa menghadiri perniakahan Seohyun dan Kyuhyun” jawab Donghae.

            Semua yang berada di ruang tamu, sibuk dengan sendirinya. Donghae dan Yoona yang asik memainkan I-pad Donghae. Leeteuk dan Taeyeon yang bermesra-mesraan di pojok. Sungmin dan Sunny yang bertanding game. Siwon dan Jessica yang siuk berdebat. Hanya Seohyun dan Kyuhyun yang hanya bisa melihat orang-orang disekitarnya sibuk dengan sendirinya.

Tiba-tiba I-phone Seohyun berbunyi. Menandakan ada panggilan masuk. Seohyun segera mengambil I-phone dari sakunya dan melihat layar I-phonenya. Ternyata nomor yang menghubunginya adalah nomor yang tidak dikenal. Karena suasana di dalam ruang tamu cukup ramai akhirnya Seohyun memutuskan untuk keluar ke halaman dorm Super Junior untuk menjawab panggilan itu.

“Nuguya??” tanya Kyuhyun yang mengetahui bahwa ada panggilan di I-phone Seohyun.

“Molla… aku permisi dulu oppa” pamit Seohyun pada Kyuhyun dan segera menuju keluar ruang tamu.

Seohyun menempelkan I-phonenya pada telinganya.

“Yeobseo…” Seohyun mengawali pembicaraan

“….” nihil tak ada jawaban dari seberang. ‘Mungkin tak terdengar’ batin Seohyun dalam hati

“Yeobseo…” Seohyun mengulangi lagi dengan suara lebih keras.

“….” namun masih tetap tidak ada jawaban dari seberang. Seohyun semakin bingung.

“Nugu….” belum selesai Seohyun mengucapkan kata-katanya. Seseorang dari arah belakang membungkam Seohyun. Senyuman licik tersungging di bibir orang itu.

-continued-

 

Gimana? Gimana?

Lebih panjang kan?

Aku baik kan??

Hahaha

DO YOUR COMMENT!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s