Home » Fanfiction » Next to you [Part 2]

Next to you [Part 2]

Annyeong haseo^^

I’m back.. kkkkk~

Lamaaa yah? *readers: kelamaaan!!!

Mian yah… lama updatenya..

Udah mulai sibuk akhir-akhir ini,

Jadi ga sempet buat nge-post..

 

OK!! Check this out!

Happy Reading^^

 

NEXT TO YOU [Chapter 2]

 

Cast              : KyuHae, YoonHyun.

–          Member SNSD

–          Member Super Junior

Genre            : Romance

Author          : seoZykyu

Type             : Chapter

Disclaimer    : This is just fanfiction. It’s NOT REAL!!!

 

***

 

`Bug` seketika itu ada seorang yang memukul Kyuhyun. Donghaelah yang memukul Kyuhyun.

“Apa kau sudah gila Cho Kyuhyun??” bentak Donghae membuang nafasnya keluar.

“Kyuhyun di dalam perut Seohyun ada anakmu. Dia anakmu.” Lanjut Donghae.

“Lalu apa yang harus kita lakukan? tidak mungkin kita membicarakan ini pada management. Dan bagaimana respon fans kita??” jawab Kyuhyun.

“Apa kau tak memikirkan perasaan Seohyun jika melakukan itu? membunuh anaknya sendiri” ucap Donghae, lalu berjala keluar. Yoona yang mengetahui bahwa namjachingunya itu sedang membutuhkannya, ia pun segera mengikuti Donghae.

Seohyun menatap Kyuhyun dalam. Dengan air mata yang tertahan di pelupuk mata.

“Baiklah… aku akan melakukannya. Jika itu yang oppa mau” Seohyun akhirnya membka mulutnya. Kyuhyun diam, tak menjawab sepatah kata pun.

“Kyu… anak adalah titipan Tuhan. Hanya orang-orang yang dipercaya saja yang dapat memiliknya. Apa kau tidak punya perasaan, sampai tega membunuh anak sendiri?” timpal Siwon. Siwon berharap Kyuhyun mengurungkan niatnya untuk menyuruh Seohyun aborsi. Bukan hanya Siwon, melainkan semuanya.

“Kau yang melakukan, kau juga harus berani bertanggung jawab” timpal Yesung

***

Yoona mengejar Donghae.

“Oppa!” panggil Yoona. Donghaepun segera membalikkan badannya ketika mengetahui jika Yoona memanggilnya.

“Oppa, mau kemana?” tanya Yoona

“Aku hanya ingin melupakan ini semua Yoong. Aku tak habis pikir dengan Kyuhyun yang tega seperti itu” jawab Donghae. Yoona mendekat dengan Donghae.

“Oppa… sudahlah jangan terbawa emosi. Kyuhyun oppa dan Seohyun sekarang dalam keadaan sulit. Kita harus membantunya” ucap Yoona. Donghae tersenyum mendengar perkataan Yoona.

‘Ternyata kau lebih dewasa dari yang aku pikirkan. Tak salah aku memilihmu’ batin Donghae dalam hati. Donghae merasa bangga sendiri mendengar perkataan Yoona tadi.

Yoona melambai-lambaika tangannya di depan wajah Donghae. Donghaepun tersadar dari lamunanya.

“Gwenchana oppa?” tanya Yoona yang bingung melihat Donghae senyum-senyum sendiri.

“Gwenchana…” jawab Donghae.

“Kenapa kau senyum-senyum sendiri? Apa ada yang lucu?” tanya Yoona lagi dengan wajah polos.

“Ani… aku hanya ingin…” jawab Donghae dan lagsung memeluk Yoona. Yoona kaget dengan perlakuan Donghae.

“Jika seperti ini. Semua akan kembali, semua amarahku akan hilang jika aku emelukmu” lanjut Donghae, ucapanya itu membuat Yoona tersipu malu. Tanpa membalas ucapan Donghae, Yoona mengeratkan pelukannya pada Donghae.

Back to SeoKyu

Kyuhyun tampak berfikir keras. Jujur, Kyuhyun masih tak siap dengan semua ini. Ia mencoba untuk mencari jalan keluarnya. Matanya juga terasa berat, karena membendung air mata.

‘Tuhan. Apa rencanaMu sebenarnya, kenapa kau hadirkan dia kepada kami? Kenapa pada saat seperti ini Kau menghadirkannya. Lalu, aku harus bagaimana Tuhan? Bantulah aku!’ jerit Kyuhyun dalam hati.

Seohyun yang duduk di sebelah Kyuhyun hanya menggigit bibir bawahnya dengan menahan semua rasa sakit. Seohyun tak tahu apa yang harus ia katakan.

Setelah cukup lama semua diam. Akhirnya Kyuhyun membuka mulutnya.

“Geure… aku tidak akan membunuh anaku. Aku akan bertanggung jawab atas semuanya. Tapi bagaimana jika semua tau? Bagaimana jika pihak management tidak menerima semua ini?” Kyuhyun mencoba meminta pertolongan pada hyung-hyung nya.

Di ruangan itu hanya ada Leeteuk, Taeyeon, Yesung, Siwon, Hyoyeon, Eunhyuk, dan Jessica. Entah, kemana perginya semua orang tadi.

“Kau jangan khawatir. Kita akan membantumu berbicara pada CEO” jawab Leeteuk

“Tapi untuk saat ini, kita harus merahasiakan semua ini” timpal Eunhyuk

“Aku setuju dengan Eunhyuk oppa. Kita tunggu sampai umur kehamilan Seohyun sudah 4-5 bulan” sahut Hyoyeon

“Apa dengan kehamilan Seohyun tidak berbahaya jika menjalani aktifitas seperti biasanya?” tanya Yesung

“Kau tenang saja oppa, kita akan menjaga dengan baik uri Seobaby” jawab Jessica dengan memamerkan deretan giginya.

Seohyun tersenyum mendengar jawaban dari eonninya itu. Meskipun masih ada beban di dalam hati, tapi dengan mendengar semua itu ada sedikit keringanan yang ia rasakan.

Begitu juga dengan Kyuhyun. Dia juga merasa bebanya meringan walaupun hanya sedikit.

“Gomawo… kalian mau membantu kita” ucap Kyuhyun. Disambut dengan senyuman semua yang ada disitu.

***

Waktu menunjukkan pukul 02.00 KST. Tak terasa hari sudah larut. Namun, Seohyun tak juga memasuki kamarnya. Kyuhyun yang melihat Seohyun yang masih berada di balkon kamarnya, mendekat ke Seohyun.

“Ini sudah larut. Waktunya kau beristirahat…” ucap Kyuhyun dan memeluk Seohyun dari belakang. Seohyun yang merasakan itu, tersenyum dengan perlakuan Kyuhyun.

“Aku belum ngantuk, oppa…” jawab Seohyun memgang tangan Kyuhyun yang melingkar di pinggangnya. Memutar badannya sehingga kini Seohyun bertatapan langsung dengan Kyuhyun.

Seohyun hanya menatap mata Kyuhyun dengan mata bulatnya. Kyuhyun menyuguhkan senyuman termanisnya.

“Ini sudah larut. Kau harus tidur! Kajja.. kita tidur…” ucap Kyuhyun, dan segera merebahkan tubuhnya di ranjang Seohyun.

Seohyun masih terdiam pada posisi sebelumnya. Kyuhyun yang sudah merebahkan tubuhnya. Menepuk sebelahnya menandakan untuk Seohyun tidur di sebelahnya.

“Aku akan menemanimu tidur, chagi…” ucap Kyuhyun. Seohyun hanya menuruti perintah Kyuhyun. Seohyun mulai mendekat ke ranjang dan merebahkan tubuhnya di samping Kyuhyun.

Setelah Seohyun merebahkan tubuhnya di sebelah Kyuhyun. Kyuhyun langsung memeluknya. Seohyun hanya diam dengan perlakuan Kyuhyun. Seohyun masih memikirkan masalah tadi.

‘Tuhan, aku percaya Kau mempunyai rencana indah dibalik semua ini. Aku memohon padaMu untuk melindungi nyawa yang ada di dalam perutku saat ini. Jagalah, jika ada orang yang akan menyakitinya dan menginginkan nyawa ini untuk lenyap. Kumohon jangan biarkan semua itu terjadi’ Seohyun berkata dalam hati.

“Apa yang kau pikirkan?” tanya Kyuhyun yang merasakan jika Seohyun sedang memikirkan sesuatu.

“Aku takut oppa…” jawab Seohyun dengan pelan. Kyuhyun melepas pelukannya dan menatap mata Seohyun.

“Kenapa kau takut?” tanyanya lagi.

“Apa yang akan mereka lakukan, setelah mengetahui semua ini oppa. Aku takut mereka menyakitiku dan anak ini” jawab Seohyun dengan mengelus perutnya. Kyuhyun mengerti dengan maksud Seohyun.

“Sudah… kau jangan memikirkan itu. Ada aku disini, kau tidak perlu takut. Aku akan selalu menjagamu” ucap Kyuhyun dan kembali memeluk Seohyun.

‘Tuhan… lindungi anakku. Jangan biarkan satupun orang yang menyakitinya’ do’a Kyuhyun dalam hati. Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya. Seohyun yang berada dalam pelukan Kyuhyun semakin membenamkan wajahnya pada dada Kyuhyun. Kyuhyun da Seohyun mulai memejamkan matanya.

***

Back to YoonHae

Donghae dan Yoona masih berada di teras dorm SNSD. Mereka menikmati pemandangan langit malam yang sangat indah.

“Kau lihat oppa, bintang malam ini bertaburan” ucap Yoona. Donghae tersenyum kecil mendengarnya.

“Yoong…” panggil Donghae. Yoona yang mendengarnya, langsung menghadapkan wajahnya ke Donghae.

“Wae??” jawab Yoona. Donghae menatap Yoona dalam.

“Seandainya ada bintang jatuh, apa yang kau harapkan?” tanya Donghae. Yoona tersenyum sebelum menjawab pertanyaan Donghae.

“Jika ada bintang yang jatuh hari ini. Aku akan berharap…..” Yoona menggantung jawabannya yang membuat Donghae penasaran.

“Rahasia..” lanjut Yoona dengan tertawa puass.

“Hemm.. kalau oppa. Apa harapan oppa?” Yoona berbalik tanya pada Donghae. Donghae tampak berfikir.

“Harapanku…..” Donghae juga menggantung jawabanya.

“Apa??” sahut Yoona

“Rahasia..” lanjut Donghae dan memamerkan sederet giginya.

“Ya! Kau mengikutiku oppa!” ucap Yoona dengan mengerucutkan bibirnya. Donghae tersenyum melihat tingkah kekasihnya itu.

“Kau ingin tau harapanku?” tanya Donghae, Yoona hanya mengangguk menjawab pertanyaan Donghae.

Donghae mengulurkan sebelah tangannya. Yoona tak mengerti dengan maksud Donghae. Donghae mengisyaratkan pada Yoona untuk meletakkan tangan Yoona diatas tangannya.

Yoona perlahan menuruti Donghae. Ia ulurkan sebelah tangannya dan meletakkan diatas tangan Donghae. Seketika itu Donghae menggenggam tangan Yoona. Yoona hanya menatap Donghae penuh tanya.

“Harapanku adalah Kau selalu di sampingku. Menemaniku sampai kapanpun. Kaulah yang harus menjadi Ibu dari anak-anakku nantinya” ucap Donghae penuh arti. Yoona yang mendengarnya merasa tersanjung atas perkataan kekasihnya itu.

“Bisakah kau berjanji untuk itu Yoong?” tanya Donghae. Mata Yoona sudah mulai beraca-kaca. Tak dapat mengatakan apapun lagi. Akhirnya Yoona menganggukkan kepalanya.

“Aku berjanji oppa…” ucap Yoona yang membuat hati Donghae lega.

“Gomawo” balas Donghae.

Perlahan Donghae semakin memperpendek jarak wajahnya dengan Yoona. Yoona memejamkan matanya ketika Donghae menempelkan bibirnya ke bibir Yoona. Donghae memberikan ciuman lembut dan dalam.

***

 

A/N : gimana?? Pendek yah? Hehehe

Chapter ini diakhiri dengan kiss scene YoonHae.

So, pyro YOU MUST DO YOUR COMMENT!!!

 

Oh ya, aku ceweknya.. bagi yang tak mengetahuinya aku beritahu #plakk

Pai-pai.. See U next Chap^^

NO SILENT READERS!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s